Skip to main content

Diagram Fishbone


Diagram fishbone (atau diagram Ishikawa) digunakan untuk menguraikan penyebab tertentu efek, acara, atau masalah. Hal ini juga dikenal sebagai diagram sebab-akibat. Tulis efek atau hasil sebagai kepala diagram. Tuliskan penyebab yang menyebabkan efek pada masing-masing "tulang" yang menyebar dari garis tengah. Siswa dapat menggunakan alat ini untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan efek yang diinginkan. Mereka juga dapat menggunakannya untuk menentukan penyebab masalah tertentu.

Profesor Kaoru Ishikawa merancang Analisis Penyebab dan Pengaruh pada tahun 1960-an. Teknik ini menggunakan pendekatan berbasis diagram untuk memikirkan semua kemungkinan penyebab masalah. Hal ini membantu kita untuk melakukan analisis mendalam tentang situasi.

Ada empat langkah untuk menggunakannya:

  1. Mengidentifikasi masalah.
  2. Perhatikan faktor utama yang terlibat.
  3. Mengidentifikasi kemungkinan penyebab.
  4. Menganalisis diagram.



Kita akan menemukan metode ini sangat berguna ketika mencoba untuk memecahkan masalah yang rumit.

Comments

Popular posts from this blog

Seminar Pembelajaran Abad 21

Berita ini diambil dari blog ini   (terima kasih banyak atas berita dan reportasenya yang lengkap dan jelas)    Sabtu, 23 Mei 2015 ,  Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan telah melaksanakan Seminar Nasional dalam rangka Bulan Pendidikan dengan mengambil tema “Pembelajaran Abad 21 Tantangan  d an Strategi ”  dengan menghadirkan pemateri yang ahli di   bidangnya, yakni Saida Ulfa, Ph.D (Dosen TP Universitas Negeri Malang), Prof.Dr. Mustaji, M.Pd (Dosen TP UNESA) dan Steven Sutranto (Praktisi TP  Google Certified Teacher  Dari Jakarta).  Seminar ini dimulai pada pukul 09.30 menit dengan diawali menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia raya, kemudian dilanjutkan sambutan-sambutan yang diawali oleh laporan ketua pelaksana yaitu  Irena Yolanita Maureen, S.Pd., M.Sc.  yang melaporkan bahwa peserta yang menghadiri seminar nasional ini berjumlah 180 orang, yang diisi dari kalangan mahasiswa baik dari UNESA maupun luar UN...

Storyboard for DSt

For some, storyboarding may seem like a hassle, or a tedious extra step in the process  of digital storytelling.   This is not true.   Storyboarding is a valuable step in digital  storytelling.  It allows the user to organize images, text, motion, interviews, and music  before they begin making their digital story.  It allows the user to visualize how the story  will be put together and what holes exist so that they can be filled.   Storyboarding also  inspires new ideas for the user’s digital story because the user sees all of the pieces of  the story laid out in front of them. 

Tipe Muatan Pembelajaran

Types of Learning Content Muatan pembelajaran, atau istilah kerennya Learning Content , ada beberapa tipe. Muatan yang berbeda akan membutuhkan teknik - strategi - metode - pendekatan yang berbeda pula. Maka, saat akan mengembangkan pembelajaran atau media, yang harus dilakukan adalah analisa terhadap tujuannya, termasuk jenis yang mana muatan pembelajarannya. #teknologipendidikan #desaininstruksional