Skip to main content

Seminar Pembelajaran Abad 21

Berita ini diambil dari blog ini 
(terima kasih banyak atas berita dan reportasenya yang lengkap dan jelas)


  
Sabtu, 23 Mei 2015, Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan telah melaksanakan Seminar Nasional dalam rangka Bulan Pendidikan dengan mengambil tema “Pembelajaran Abad 21 Tantangan dan Strategi dengan menghadirkan pemateri yang ahli di bidangnya, yakni Saida Ulfa, Ph.D (Dosen TP Universitas Negeri Malang), Prof.Dr. Mustaji, M.Pd (Dosen TP UNESA) dan Steven Sutranto (Praktisi TP Google Certified Teacher Dari Jakarta). 

Seminar ini dimulai pada pukul 09.30 menit dengan diawali menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia raya, kemudian dilanjutkan sambutan-sambutan yang diawali oleh laporan ketua pelaksana yaitu Irena Yolanita Maureen, S.Pd., M.Sc. yang melaporkan bahwa peserta yang menghadiri seminar nasional ini berjumlah 180 orang, yang diisi dari kalangan mahasiswa baik dari UNESA maupun luar UNESA, dari kalangan dosen, siswa SMA, guru SMA, tutor dari PKBM dan dari media cetak. Pada laporan ini Bu Maureen juga berterima kasih kepada para sponsor yang telah membantu pelaksanaan Seminar ini yakni UKM Batik Tulis Jetis Sidoarjo, Airone-Travel dan toko buku Uranus. 

Dalam laporan ini Bu Maureen menutup laporannya dengan memberikan perumpamaan bahwa teknologi tidak akan menggantikan guru, namun teknologi harus terintegrasi dengan guru untuk menghasilkan peserta didik yang siap untuk masa depan.Sambutan kedua dilakukan oleh Dra. Sulistiowati, M.Pd selaku Ketua Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, kemudian sambutan ketiga yakni Drs. Sujarwanto, M.Pd selaku Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan. Sebelum acara seminar dimulai, terlebih dahulu para audience diberikan hiburan pembuka yakni tari tradisional yang dibawakan oleh Azmier Adinda alumni Prodi TP UNESA. Kemudian acara dibawakan oleh moderator M. Syaichudin S.Ag, M.Pd.


Dalam seminar ini Bu Saida Ulfa sebagai panelis pertama memberikan materi mengenai kretifitas untuk menghadapi abad 21. Bu Saida begitu sapaan beliau mengungkapkan bahwa dalam era saat ini IQ akan tergantikan dengan AQ yang lebih dibutuhkan dalam dunia pendidikan. AQ yakni Advertisi Question adalah kecerdasan seseorang dalam mengubah cara berpikir dan mengubah tindakannya ketika menghadapi tantangan dan halangan. Sehingga manusia yang kreatif harus meningkatkan AQ yang dimilikinya. 

Materi kedua dipaparkan oleh Bapak Steven Sutranto mengenai 10 hal yang harus dimiliki oleh seorang pendidik di abad 21 ini. Kesepuluh hal tersebut adalah, Grow Your Passion, Reserve Assumption, Create Your Profesional Development, Be A Role Model, Involve Integrate and Inspire, Cultivate A Growth Mindset, Share Your Inspiration, Let Your Consistency Shine, Join With Other Personal, dan Be Divergent. Dalam pemaparannya Pak Steven mengungkapkan bahwa Fear Doesn’t Shut You Down, It Wakes You Up. 

Kemudian materi ketiga disampaikan oleh Prof. Dr. Mustaji, M.Pd. Beliau adalah salah satu dosen dari Jurusan Teknologi Pendidikan yang mengajar mahasiswa S1, S2 dan S3 dari Program Studi Teknologi Pendidikan di Universitas Negeri Surabaya. Pak Mustaji menjelaskan menganai Pebelajar, Pembelajar dan Pembelajaran di abad 21. Beliau mengungkapkan bahwa saat ini manusia harus melek teknologi, karena pada saat ini belajar bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja.


Seminar yang diselenggarakan oleh Jurusan KTP ini memang unik dan menarik, seperti yang dikatakan oleh Bu Maureen bahwa pada era sekarang ini dunia sudah memasuki dunia teknologi yang canggih, sehingga seminar ini akan mengantarkan para guru atau dosen bahkan orang tua bisa mengarahkan pembelajaran kepada anaknya yang sudah menggenggam gadget dalam kehidupan sehari-hari mereka. Sehingga diharapkan nantinya gadget yang dipegang anak ini bisa digunakan sebagai sarana belajar, dan teknologi adalah sumber belajar yang sangat kaya.(Oki & Rizka PNF)

Comments

Popular posts from this blog

Storyboard for DSt

For some, storyboarding may seem like a hassle, or a tedious extra step in the process  of digital storytelling.   This is not true.   Storyboarding is a valuable step in digital  storytelling.  It allows the user to organize images, text, motion, interviews, and music  before they begin making their digital story.  It allows the user to visualize how the story  will be put together and what holes exist so that they can be filled.   Storyboarding also  inspires new ideas for the user’s digital story because the user sees all of the pieces of  the story laid out in front of them. 

Tipe Muatan Pembelajaran

Types of Learning Content Muatan pembelajaran, atau istilah kerennya Learning Content , ada beberapa tipe. Muatan yang berbeda akan membutuhkan teknik - strategi - metode - pendekatan yang berbeda pula. Maka, saat akan mengembangkan pembelajaran atau media, yang harus dilakukan adalah analisa terhadap tujuannya, termasuk jenis yang mana muatan pembelajarannya. #teknologipendidikan #desaininstruksional